Kamu memang jujur apa adanya.
Tapi tidak untuk semua.
Kamu lebih banyak memilih dan memilah untuk berbagi kejujuran dg setiap orang yg berbeda.
:-)
Aku dewe

Boomerang - Kisah

Ku ingin kau mengerti
Betapa ku merindukan
Saat-saat yang indah
Seperti dulu
Ku ingin engkau tahu
Kau slalu mencintai
Buang keraguanmu
Kau slalu di hatiku

Begitu banyak kisah
Yang kita alami sukapun prahara
Menari di mentari
Mendulang cinta kita berdua oh

Ku bernyanyi ku bernyanyi
Lagi tentang cerita asmara kita
Tiada pernah dan takkan pernah
Dapat ku lupa tersimpan slalu dalam jiwa
Ku mencintaimu

=======================================
you know what I mean

1st Tuesday 2014

Hari yang aneh,
dan aku juga semakin terpuruk dengan perasaan itu,
entah itu rasa bersalah, menyesal, atau sejenisnya yang jelas sampai saat ini aku merasakan hal yang aneh itu setiap kali pikiran ku mencoba melupakannya,
justru sebaliknya,
aku malah semakin teringat,
mungkin sudah terukir, terbingkai dan tertata rapi digaris depan dalam pikiran yang membuat semua teringat kembaliHC
#@%$$&&^%%$%$^I&^%$&^&^(*%$&^%*$)_%_+%%$^&$@)^FB&^RF!P

Bintang, Bukit dan Lautan

kembali lagi kutuliskan barisan kata yang tidak lebih bermakna daripada sebuah cerpen yang terselipkan dihalaman tabloit mingguan dan isinya yang membosankan dari awal sampai akhir jika kamu membacanya. Semuanya mengembalikan dan seakan menyadarkanku dengan menyuguhkan pandangan-pandangan dan juga perasaan yang mungkin orang lain menganggap itu hanya sementara dan takkan bisa abadi, tapi aku berbeda, bersama menempuh perjalanan ditengah pelukan sang alam, mengesampingkan ketakutan pada malam dan seisinya dan itu semua hanya didedikasikan untuk kepuasan dan rasa penasaran yang mungkin akan tergantikan jika sudah mencapainya, aku memang menginginkanya, kembali seperti dulu, melewatkan waktu bersama dengan sang alam dan malam yang melindungiku dari mimpi buruk untuk sesaat bersamamu itu menenangkan, memasrahkan semua raga pada alam, mengesampingkan pemikiran dan menyandingkanya bersama kenangan bersamaNYA mengusir kejujuran yang biasanya senantiasa dibarisan paling depan bersama sang nurani dan kala itu dia kehilangan jalan pulang bersama waktu,
indah memang kala kita menikmati sisi duniawi dan membiarkan nurani kita berinteraksi dan bercumbu mesra seakan mereka sudah mengenal lama dalam dimensi mereka sendiri, melupakan raga yang sebenarnya mulai letih menghadapi sisi duniawi yang hanya menyuguhkan kotak-kotak lapisan kebohongan, kemunafikan, dan sedikit demi sedikit meracuni nurani untuk mengikuti nafsunya.
Oh bintang, kau selalu mengingatkanku padanya, ingin kuabadikan selamanya namun tak ada media yang bisa menggantikan semirip dan sejujur kala itu, kebohongan dan kemunafikanmu selalu mendampingi sang raga dan menahan nurani dalam penjara indah disudut belakang pojok pemikiran yang selalu didepan dalam menghadapi semua masalah kala itu.
Aku rindu akan dinginmu yang menggetarkan nurani yang bersembunyi diantara keangkuhan dan kepalsuan karakter yang menutupi ketidakmampuanku dalam bersosialisasi dengan lawan jenis yang terkastakan menurut duniawi, membuatku kembali merasakan nikmat yang sesungguhnya, ijinkan aku merasakanya kembali dalam memori untuk sesat ini wahai pemikiran yang kian absurd mengikuti lingkungan yang keras dan penuh kebohongan ini, malampun tak bisa menggantikan dinginmu yang mengaliri sekujur tubuhku kala itu, bercumbu denganmu membuat nuraniku bergetar dalam dan kian memanas seperti telor ceplok diburjo yang biasanya kunantikan kala aku mulai kelaparan, engkau begitu menggairahkan, egkau memang tak bisa selalu hadir dalam hidupku, namun kenapa selalu ada dalam anganku, mungkin engkau terlalu terspesial dan memberikan banyak arti walaupun hanya sesaat dan entah mengapa dulu aku menganggapnya hanyalah sekejap saja, tapi aku tidak menyesali itu, aku lebih menyesalinya jika tidak bisa membayangkan bebas bercumbu denganmu lagi, dan utuk saat ini sang pencipta masih murah hari untuk memberiku ingatan bersama kala itu 

“The very basic core of man’s living spirit is his passion for adventure. The joy of live comes from our encounters with new experiences, and hence there is no greater joy than to have an endlessly changing horizon, for each day to have new and different sun”
-Christopher McCandless-